Cegah Gangguan Kesehatan Saat Berpuasa

Cegah Gangguan Kesehatan Saat Puasa

Selama sekitar 13 jam tubuh tidak mendapatkan asupan makanan ataupun minuman sedikit pun. Tubuh pun akan merasakan lapar dan haus. Oleh karenanya untuk mempersiapkan puasa yang sehat, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah mengatur menu saat sahur dan berbuka, karena di saat itulah tubuh akan mendapatkan asupan untuk mencukupi kebutuhan kalorinya. Walau terjadi perubahan jadwal makan, bukan berarti kebutuhan kalori juga harus berubah.

Meski puasa di bulan Ramadan merupakan salah satu bentuk terapi kesehatan, namun bila salah melakukannya, beberapa penyakit bisa datang dan mengganggu kenyamanan kita menjalankan ibadah puasa. Berikut ini Semberani Rental Mobil Jogja merangkumkannya untuk Anda dari berbagai sumber beberapa jenis gangguan kesehatan yang biasa terjadi ketika menjalani puasa di bulan Ramadan dan cara mencegahnya, antara lain:

Gangguan Pencernaan
Saat berbuka kita sering tak bisa mengontrol diri saat makan akibatnya makan berlebihan. Selain itu penyebabnya juga karena terlalu banyak makanan goreng, berlemak, dan pedas, misalnya telur, kubis, dan kacang. Minuman berkarbonasi seperti soda juga menghasilkan gas. Oleh karena itu, jangan makan berlebihan, jangan minum minuman bersoda, jangan makan makanan yang menghasilkan gas seperti kol, serta jangan makan buah yang masam.

Untuk mencegah gangguan pencernaan hindari makan terlalu berlebihan saat berbuka puasa, kurangi minuman mengandung soda, akan lebih baik jika banyak mengkonsumsi jus buah yang manis dan air mineral. Hindari makan yang digoreng dan makanan yang memproduksi gas.

Konstipasi atau Sembelit
Susah buang air besar sering dialami saat berpuasa. Sembelit bisa menyebabkan ambein atau wasir (haemorroids), rasa nyeri disaluran anal, dan gangguan pencernaan yang membuat perut terasa kembung. Kondisi ini normal saat kita berpuasa karena tubuh banyak menyaring makanan, kurang minum (cairan), dan kurang konsumsi serat.

Untuk mencegah hal ini cobalah saat berbuka dan sahur dengan memperbanyak makan-makanan tinggi serat (misal: dari biji-bijian, dan buah-buahan), banyak minum air putih, dan jika ingin mengkonsumsi karbohidrat dalam jumlah banyak pilihlah roti atau gandum yang mengandung bekatul.

Maag
Maag terjadi karena gangguan asam lambung akibat tak adanya asupan makanan selama sekitar 13 jam. Gejalanya ditandai dengan sakit pada ulu hati, mual, dan pusing.

Untuk mencegah maag saat puasa Ramadan, perbanyak konsumsi makanan mengandung serat saat sahur, sehingga pengosongan lambung berjalan lebih lambat. Kombinasikan dengan karbohidrat kompleks untuk menjaga kecukupan kadar glukosa dalam tubuh. Dan yang penting, jangan menunda waktu berbuka puasa.

Gula Darah Rendah
Lesu, pening, mudah lelah, konsentrasi buruk, mudah berkeringat, merasa goncang (tremor), tak dapat melakukan aktivitas fisik, sakit kepala, adalah gejala gejala yang sering dijumpai pada penderita gula darah rendah. Untuk penderita yang bukan termasuk penderita diabetes, gejala ini disebabkan karena memiliki terlalu banyak gula, misalnya terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat saat sahur. Karena tubuh menghasilkan banyak insulin, dan membuat glukosa darah menurun, yang membuat tubuh lemas.

Untuk mencegah mengalami gangguan gula darah rendah, kurangi makanan yang manis-manis saat sahur.

Tekanan Darah Rendah
Keringat yang berlebihan, rasa lemas, letih, lesu, tak ada energi, pusing terutama saat bangun dari posisi duduk, pucat, dan merasa ingin pingsan merupakan gejala- gejala yang umum dijumpai pada penderita tekanan darah rendah. Biasanya gangguan ini terjadi karena sedikitnya jumlah konsumsi cairan dan kurangnya konsumsi garam.

Untuk mencegahnya cobalah mulai meningkatkan konsumsi cairan dan garam dengan jumlah melebihi yang biasa Anda konsumsi.

Sakit kepala
Sakit kepala atau pening selalu dialami beberapa orang saat berpusa, karena mereka harus menghilangkan kebiasaan yang biasa dilakukan di siang hari, seperti merokok, minum kopi atau rutinitas kerjaan yang menuntut banyak tenaga, dan menahan rasa kantuk. Sakit kepala ini semakin parah jika dibarengi tekanan darah rendah, bahkan menyebabkan rasa mual sebelum waktu berbuka.

Untuk mencegah dan mengurangi rasa sakit kepala, stop konsumsi kopi dan merokok selama puasa. Untuk menghindari ngantuk di siang hari, atur kembali jadwal tidur selama bulan Ramadhan.

Hipoglikemia
Hipoglikemia adalah penyakit akibat turunnya kadar glukosa dalam darah hingga di bawah tingat normal. Gejalanya: cemas, gemetar, berdebar-debar, lemas, keringat berlebih, bingung, kesulitan bicara, dan penglihatan kabur.

Untuk mencegah hipoglikemia, bisa dilakukan dengan memperbanyak konsumsi sumber gula alami yang bersifat kompleks, seperti buah-buahan segar. Perbanyak juga asupan air putih dan kurangi asupan garam dalam makanan

Batu Ginjal
Batu ginjal terjadi pada orang yang kurang minum, karena itu untuk penderita bantu ginjal, perbanyak minum saat berbuka dan sahur untuk mencegah pembentukan batu ginjal.

Demikian berbagai penyakit yang kemungkinan timbul jika Anda tidak memperhatikan asupan gizi saat berpuasa. Jika Anda sakit tentunya persiapan mudik bersama Semberani Rent Jogja yang sudah direncanakan tidak akan berjalan dengan lancar. Jalan-jalan berkeliling kota dengan mengikuti paket wisata dari Semberani Rent, seperti wisata candi, wisata pantai , dan wisata belanja pun sirna sudah. Oleh karenanya jaga kesehatan Anda selama berpuasa.

 


TERKAIT DENGAN RENTAL MOBIL JOGJA
rental mobil jogja, rental mobil jogja murah, rental mobil jogja lepas kunci, rental mobil jogja tanpa sopir, rental mobil jogja 24 jam, rental mobil jogja luar kota

RENTAL MOBIL DI SEKITAR LOKASI POPULER
rental mobil jogja, rental mobil jogja luar kota, rental mobil jogja jalan kaliurang

PENCARIAN TERBANYAK YANG MENGARAH KE HALAMAN INI
rental mobil jogja, rental mobil jogja murah, rental mobil jogja lepas kunci, rental mobil jogja tanpa sopir, rental mobil jogja 24 jam