Tips Atasi Berbagai Penyakit Selama Mudik

Tips Atasi Berbagai Penyakit Selama Mudik

Setelah hampir 1 bulan lamanya berpuasa dan Hari Raya Lebaran yang sudah di depan mata, ini lah saatnya pulang kampung untuk mudik. Sebagian besar orang mudik menempuh perjalanan panjang berkendaraan, dengan waktu tempuh berjam-jam. Terkurung dalam udara AC selama perjalanan antarkota, penggunaan fasilitas umum seperti toilet yang tidak bersih, serta makanan yang kurang higienis, itulah sebagian kecil kondisi selama perjalanan dan bisa menjadi sumber penyebab datangnya penyakit. Masalah kesehatan sering muncul, meskipun Anda sudah berusaha untuk menjaga kesehatan saat berpuasa. Demikian juga jika Anda menggunakan Semberani Rent Jogja, jasa rental mobil profesional dan mempunyai layanan terbaik dengan harga terjangkau yang ada di Jogja.

Apa sajakah berbagai penyakit yang biasanya timbul selama dalam perjalanan mudik? Yuk, simak juga tips mengatasinya berikut ini.

Infeksi Saluran Pernapasan
Ada dua jenis infeksi saluran pernapasan, yaitu infeksi saluran pernapasan atas, seperti batuk pilek, sakit telinga, radang tenggorokan, dan infeksi saluran pernapasan bawah, seperti pneumonia dan bronchitis. Risiko penularan penyakit saluran pernapasan ini makin meningkat ketika Anda berada pada ruang udara yang kotor akibat polusi dan debu. Meski semua jendela kaca mobil tertutup dari udara luar yang kotor, apabila ada penumpang yang menderita penyakit ini, maka risiko terjadinya infeksi malah makin tinggi, sebab virus dan bakteri akan terus berputar-putar di situ.

Untuk mengatasi pilek akibat reaksi alergi bisa dilakukan dengan menjauhkan diri dari alergen (debu, bulu binatang, udara dingin). Untuk mengurangi batuk berdahak atau tidak berdahak, seringlah minum air putih. Hindari jenis minuman atau makanan yang merangsang iritasi atau gatal, seperti es, minuman/makanan terlalu manis, dan yang pedas-pedas. Apabila kondisi badan sedang turun, ada baiknya Anda mengonsumsi suplemen yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Gunakan masker sebagai upaya preventif

Infeksi Saluran Pencernaan
Segala penyakit yang menyerang saluran atau sistem pencernaan kita disebut sebagai infeksi saluran pencernaan. Termasuk di dalamnya adalah diare, sakit maag, dan sembelit. Selama perjalanan perhatikan kebersihan makanan. Sebab, selain pola makan tidak teratur, sakit maag juga bisa disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori yang menyerang lambung. Makanan yang tidak higienis juga bisa menyebabkan diare.

Cara mengatasinya, pilih tempat makan yang bersih. Hindari hidangan yang merangsang peradangan usus, seperti makanan yang terlalu pedas dan berbumbu. Ganti camilan keripik-keripikan bersodium tinggi dengan buah-buahan segar yang telah dicuci bersih. Dengan demikian, kebutuhan akan serat tetap terpenuhi dan Anda jauh dari gangguan sembelit.

Infeksi Jamur
Dalam perjalanan, mau tidak mau kita harus menggunakan fasilitas umum, seperti toilet. Masalahnya, tidak semua toilet umum terjamin kebersihannya. Mulai dari dudukan kloset yang jorok, sampai air pembasuh yang keruh/ kotor sehingga memungkinkan Anda terjangkiti gatal-gatal di sekitar organ intim atau gangguan keputihan yang disebabkan infeksi jamur (kandidiasis) tertentu, seperti Candida albicans.

Cara mengatasinya, pilih toilet umum dengan WC jongkok, karena Anda tidak bersentuhan dengan mulut kloset yang kotor. Dengan bantuan tisu, bersihkan bagian dudukan kloset dengan cairan disinfektan khusus. Apabila perlu, lapisi lagi dengan kertas khusus untuk dudukan kloset yang bisa Anda beli di apotek atau toko obat. Bawa air botol mineral untuk membasuh organ intim Anda, atau gunakan air baru yang Anda tampung secara langsung dari kran air

Jika Anda menggunakan pembalut atau panty liner, jangan lupa menggantinya agar daerah intim Anda tidak lembab dan mengundang tumbuhnya jamur. Cuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan toilet umum.

Dehidrasi
Haus selama puasa itu wajar. Setelah berbuka, segera minum dalam jumlah yang cukup. Meski hanya duduk di kendaraan dan tidak berpanas-panasan, bukan jaminan kita tidak terserang dehidrasi. Justru sebaliknya, berada di ruangan ber-AC selama 1-2 jam dapat mengurangi cairan tubuh sampai 100 cc. Tanda-tandanya bisa terlihat dari penampakan kulit yang mengering, keriput, dan jika dicubit dia tidak cepat kembali.

Untuk mengatasi hal itu, konsumsi air sesuai kebutuhan tubuh atau sekitar 8 gelas sehari. Saat puasa, kebutuhan akan air ini masih bisa Anda kejar dengan mengonsumsi 2 gelas di saat berbuka, 4 gelas di sepanjang malam, dan 2 gelas sisanya di waktu sahur. Bawa persediaan air mineral sehingga Anda tidak perlu berhenti berkali-kali dan kebingungan mencari warung untuk membeli air di tengah perjalanan.

 


TERKAIT DENGAN RENTAL MOBIL JOGJA
rental mobil jogja, rental mobil jogja murah, rental mobil jogja lepas kunci, rental mobil jogja tanpa sopir, rental mobil jogja 24 jam, rental mobil jogja luar kota

RENTAL MOBIL DI SEKITAR LOKASI POPULER
rental mobil jogja, rental mobil jogja luar kota, rental mobil jogja jalan kaliurang

PENCARIAN TERBANYAK YANG MENGARAH KE HALAMAN INI
rental mobil jogja, rental mobil jogja murah, rental mobil jogja lepas kunci, rental mobil jogja tanpa sopir, rental mobil jogja 24 jam